IMG_2336 dit

Pada tanggal 30 sampai dengan 31 Maret 2015 IICT kembali melaksanakan pelatihan reguler. Pelatihan yang berjudul “Penggunaan Hewan Laboratorium dalam Riset Biomedis” sukses diselenggarakan. Berlokasi di IPB Science Park, Jalan Taman Kencana, pelatihan ini dikhususkan bagi para teknisi/paramedis yang berkecimpung dalam bidang biomedis.

IMG_2053 edit

Pelatihan biomedis ini diselenggarakan dengan metode presentasi dan diskusi di dalam kelas serta dilengkapi dengan praktik di laboratorium pada hari kedua. Peserta sangat antusias mengikuti paparan materi oleh para trainer dan ikut aktif dalam diskusi. Adapun materi-materi yang disampaikan meliputi :

  1. Etika Penggunaan Hewan Laboratorium dalam Penelitian, Pengujian dan Pendidikan
  2. Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Fasilitas Hewan
  3. Biologi dan Fisiologi Hewan Laboratorium: Mencit, Tikus dan Kelinci
  4. Monitoring Kesehatan dan Penyakit pada Hewan Laboratorium
  5. Pengenalan Analgesia, Anesthesia dan Euthanasia
  6. Penanganan dan Pengendalian Hewan (Handling & Restraint)
  7. Husbandry dan Manajemen Fasilitas Hewan Laboratorium

Kegiatan praktek (hands on) dilaksanakan di laboratorium pusat penelitian Pusat Studi Satwa Primata-LPPM IPB, peserta diberi pengarahan mengenai prosedur penggunaan hewan laboratorium untuk kepentingan riset biomedis, meliputi handling, restraint, sample collection dan drug administration.

IMG_2392 edit

Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari berbagai pusat penelitian, baik pemerintah maupun pihak swasta serta perguruan tinggi negeri. Sebanyak tiga orang trainer menjadi fasilitator yang berasal dari Pusat Studi Satwa Primata, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Institut Pertanian Bogor (PSSP-LPPM IPB), diantaranya Dr. Drh. Diah Iskandriati, Drh. Permanawati dan Drh. Fitriya Nur Annisa Dewi, PhD.

Testimoni :

Riski (Universitas Mulawarman): “Kami sangat terkesan karena bisa berdiskusi langsung dengan rekan-rekan dari Kedokteran Hewan. Semua materi pelatihan ini sangat informatif dan sangat membantu kami dalam menjalankan aktivitas menangani hewan-hewan lab dalam bidang farmasi”.

Jonathan (Lembaga Biologi Molekuler Eijkman): “Sangat informatif. Ini benar-benar something new buat saya. Melengkapi background saya yang lebih berfokus pada kultur sel (in vitro)”.

Rika (Universitas YARSI): “Banyak hal yang saya dapatkan, saya menjadi lebih mengetahui prosedur penggunaan hewan dalam laboratorium yang baik dan benar serta menjaga kesehatan hewan-hewan tersebut”.