Fenomena pembangunan wilayah pesisir dan laut merupakan contoh kompleks pembangunan masyarakat Indonesia. Dengan banyaknya kepentingan yang ada di dalamnya seringkali mendorong terjadinya konflik sosial. Oleh karenanya pembangunan wilayah pesisir tersebut diharapkan dapat dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip keadilan dan transparansi yang proporsional bagi semua pemangku kepentingan. Ukuran adil dan proporsional dalam pengambilan keputusan pembangunan, seharusnya ditentukan dengan mempertimbangkan analisis manfaat-biaya yang telah mempertimbangkan nilai “tangible” dan “intangible”.

Valuasi ekonomi sumberdaya pesisir dan laut merupakan pendekatan terbaik untuk menjembatani berbagai kepentingan tersebut. Teknik penilaian yang digunakan untuk mengukur nilai-nilai tangible dan tangible dapat ditentukan dengan beberapa teknik penilaian ekonomi sumberdaya. Oleh karenanya, menjadi penting bagi para pengambil kebijakan untuk mengetahui teknik-teknik tersebut dan menjadikannya sebagai referensi penentuan nilai ekonomi sumberdaya yang proporsional. Hal tersebut memungkinkan pengambilan keputusan pembangunan  yang mempertimbangkan dampak sosial, pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan ekologi.

Training Valuasi Ekonomi Sumberdaya Pesisir dan Lautan akan dilaksanakan pada 9-14 November 2015 bertempat di IPB Science Park Taman Kencana, Bogor. Training ini bertujuan agar peserta dapat memahami, menguasai dan mengaplikasikan teknik penilaian ekonomi sumberdaya pesisir dan lautan.

Peserta yang direkomendasikan untuk mengikuti training ini diantaranya:

  1. Personel pada Kementerian Kelautan dan Perikanan
  2. Personel pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang
  3. Personel pada Pemerintah daerah pesisir
  4. Personel pada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
  5. Personel pada Kementerian Dalam Negeri
  6. Personel pada Kementrian Lingkungan Hidup dan kehutanan
  7. Personel pada Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan
  8. Personel pada Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal
  9. Personel pada Perusahaan Minyak dan Gas
  10. Personel pada NGO, praktisi dan konsultan

Pengajar yang akan memfasilitasi training ini diantaranya adalah:

Luky Adrianto, PhD
Achmad Fahrudin, PhD
Benny Osta Nababan, M.Si
Yudi Wahyudin, M.Si

Topik training akan disampaikan dengan metode presentasi (50%) juga praktek dan simulasi ( 40%) serta diskusi (10%). Adapun topik yang akan dibahas pada training ini adalah:

  • Dinamika Sumberdaya Pesisir dan Laut
  • Pengantar Valuasi Sumberdaya Pesisir dan Laut
  • Tahapan Valuasi Sumberdaya Pesisir dan Laut
  • Metode dan Teknik Analisis Valuasi Sumberdaya Pesisir dan Laut
  • Simulasi dan Studi Kasus (Lab Class)
  • Field Trip

Investasi untuk mengikuti training ini adalah sebesar Rp 10.000.000,00 (tanpa penginapan) dan Rp 13.000.000,00 (dengan penginapan). Fasilitas yang diperoleh diantaranya: sertifikat, makan siang, coffee break, modul pelatihan,training kit untuk paket tanpa penginapan. Sedangkan peserta dengan paket penginapan akan memperoleh fasilitas yang sama ditambah dengan: penginapan, transportasi dari penginapan ke lokasi pelatihan, sarapan dan makan malam