slider pelatihan sensori

Salah satu penilaian mutu pangan adalah penilaian indera manusia atau yang dikenal dengan penilaian/uji sensori (sensory evaluation). Pengujian organoleptik mempunyai peranan penting dalam penerapan mutu. Pengujian organoleptik dapat memberikan indikasi kebusukan, kemunduran mutu dan kerusakan lainnya dari bahan/produk pangan, selain itu juga digunakan untuk pengembangan produk pangan. Berbagai metode yang telah dikembangkan dalam uji organoleptik antara lain uji pembeda segitiga, uji pembeda duo trio, uji rangsangan tunggal (A-not A Test), two out of five test, uji hedonik dan uji mutu hedonik.

Training Uji Sensori Cita Rasa Makanan dan Minuman akan diselenggarakan pada tanggal 26-28 April 2016 bertempat di IPB Science Park, Taman Kencana, Bogor. Training ini bertujuan agar peserta mampu menyelenggarakan uji sensori (organoleptik) dan menilai cita rasa makanan dengan menggunakan uji sensori (organoleptik) yang sesuai.

Peserta yang disarankan mengikuti pelatihan ini:

  1. Bagian pengembangan produk/formulator industri pangan, hotel, restoran dan katering (Horeka)
  2. Pengawas mutu pangan (QA/QC) industri pangan serta Horeka
  3. Ahli gizi (nutritionist) pada industri pangan, rumah sakit serta Horeka
  4. Perencana menu dan kepala juru masak/chef hotel, restoran dan katering
  5. Personel pada lembaga akademik, penelitian atau pribadi (dosen, mahasiswa, profesional)

Trainer yang akan memfasilitasi training ini diantaranya adalah:

Prof Dr Ahmad Sulaeman, MS (Guru Besar Gizi Masyarakat IPB, pakar keamanan pangan & gizi)
Budi Setiawan (Pakar pengembangan produk pangan dan Analisis Data Uji Sensori)

Eny Palupi, STP., MSc., PhD (Pakar teknologi pangan dan pangan organik)
Reisi Nurdiani (Pakar manajemen pangan dan kesehatan lingkungan)

Topik training akan disampaikan dengan metode presentasi (60%) juga praktek dan simulasi (40%). Adapun topik yang akan dibahas pada training ini adalah:

  • Peranan gizi dalam pengembangan produk
  • Karakteristik uji sensori/organoleptik
  • Sarana dan prasarana laboratorium uji sensori
  • Teknik pemilihan dan pelatihan panelis
  • Teknik penanganan dan penyiapan contoh
  • Metode pengujian sensori: different test, descriptive test, consumer oriented test
  • Praktik uji sensori/organoleptik
  • Pengolahan dan interpretasi data uji sensori/organoleptik

Investasi untuk mengikuti training ini adalah sebesar Rp 4.500.000,00 (tanpa penginapan) dan Rp 6.000.000,00 (dengan penginapan). Fasilitas yang diperoleh diantaranya: sertifikat, makan siang, coffee break, modul pelatihan,training kit untuk paket tanpa penginapan. Sedangkan peserta dengan paket penginapan akan memperoleh fasilitas yang sama ditambah dengan: penginapan, transportasi dari penginapan ke lokasi pelatihan, sarapan dan makan malam