Pelaksanaan reklamasi lahan bekas tambang sering mengalami kendala yang mengakibatkan kurang optimalnya capaian penilaian keberhasilan reklamasi yang juga berdampak pada peningkatan biaya. Selain itu, berdasarkan pengalaman Pusat Studi Reklamasi Tambang IPB selama ini, teknologi reklamasi tidak sepenuhnya dipahami dan atau diterapkan di lapang. Untuk mengatasi hal-hal tersebut, maka Pusat Studi Reklamasi Tambang IPB menawarkan penyelenggaraan training dengan materi-materi yang difokuskan pada aspek-aspek penilaian keberhasilan reklamasi (KepMen ESDM No. 07 tahun 2014, KepMen KemenHut No. 60 Tahun 2011).

Training Strategi Penanganan Potensi Erosi dan Sedimentasi pada Areal Bekas Tambang Mineral, Batubara dan Migas akan diselenggarakan pada tanggal 20-22 Oktober 2015 bertempat di IPB Science Park, Taman Kencana, Bogor. Training ini bertujuan agar peserta memperoleh gambaran teknik dan strategi penanganan erosi dan sedimentasi pada areal bekas tambang.

Peserta yang disarankan mengikuti pelatihan ini:

  1. Staff Health Safety Environment (HSE) dan pelaksana reklamasi serta revegetasi di lapangan
  2. Supervisor tambang mineral, batu bara, operasi minyak dan gas bumi
  3. Kontraktor revegetasi/reklamasi
  4. Foreman/mandor revegetasi
  5. Staf persemaian dan penanaman

Pengajar yang akan memfasilitasi training ini diantaranya adalah:

Prof. Kukuh Murtilaksono (Ahli Konservasi tanah dan air, Pengelolaan Daerah Aliran Sungai)
Dr. DPT Baskoro (Ahli fisika dan konservasi tanah)
Dr Supijatno (Pakar Produksi Tanaman untuk Reklamasi Tambang)

Topik training akan disampaikan dengan metode presentasi (30%) juga praktek dan simulasi ( 40%) serta diskusi (30%). Adapun topik yang akan dibahas pada training ini adalah:

  • Konservasi tanah dan air
  • Teknik penyiapan lahan, pengendalian erosi dan sedimentasi
  • Mengenal jenis-jenis pohon dan tanaman LCC sebagai pengontrol erosi dalam revegetasi lahan pasca tambang
  • Monitoring dan evaluasi keberhasilan pengendalian erosi dan sedimentasi di lapangan
  • Kunjungan ke laboratorium fisik tanah (Praktek laboratorium)
  • Praktek teknik penanaman vegetasi di lahan-lahan miring untuk kontrol erosi dan stabilisasi lahan lereng
  • Praktek pengukuran erosi dan sedimentasi

Investasi untuk mengikuti training ini adalah sebesar Rp 6.000.000,00 (tanpa penginapan) dan Rp 7.500.000,00 (dengan penginapan). Fasilitas yang diperoleh diantaranya: sertifikat, makan siang, coffee break, modul pelatihan,training kit untuk paket tanpa penginapan. Sedangkan peserta dengan paket penginapan akan memperoleh fasilitas yang sama ditambah dengan: penginapan, transportasi dari penginapan ke lokasi pelatihan, sarapan dan makan malam