Keamanan pangan dikaitkan dengan adanya bahaya asala pangan (food-borne hazard) saat dikonsumsi oleh konsumen. Mengingat bahaya keamanan pangan dapat terjadi pada setiap tahapan rantai pangan, maka pengendalian yang cukup di seluruh rantai pangan menjadi sangat penting. Dengan demikian keamanan pangan dijamin melalui berbagai upaya yang terpadu oleh seluruh pihak dalam rantai pangan.

 

Organisasi dalam rantai pangan mulai dari produsen pakan, produsen primer sampai dengan pengolah pangan, operator transportasi dan penyimpanan, subkontraktor hingga outlet pengecer dan jasa boga (bersama-sama dengan organisasi yang terkait seperti produsen peralatan, bahan pengemas, bahan pembersih, bahan tambahan pangan dan ingredient). Penyedia jasa dibidang rantai pangan juga termasuk di dalamnya.

 

IICT menyelenggarakan pelatihan Penerapan dan Evaluasi ISO 22000 Pada Industri Pangan, Peternakan dan Perikanan” pada tanggal 27-28 November 2015 di IPB Science Park Taman Kencana. Tujuan dari training ini adalah peserta mamahami dan mampu menerapkan serta mengevaluasi penerapan ISO 22000 pada industri pangan, perikanan, dan peternakan.

Poster ISO 22000(1)

 

Peserta yang disarankan mengikuti training ini:

1 Bagian QC atau QA

2 Bagian HRD

3 Bagian Produksi/ Factory

4 Food and Beverages Hotel

5 Bagian sanitary HORECA

6 Operasional Packing House

7 Hygine department pada retail

8 Unit pelayanan makanan Rumah Sakit

9 Instalasi Gizi Rumah Sakit

10 Akademisi bidang keamanan pangan

 

Pengajar yang akan memfasilitasi training ini diantaranya adalah:

Prof Ahmad Sulaeman,MS

Ir Virginanti Djuanda, MTP

Eny Palupi, STP,MSc, PhD

Ir Heru Sumaryanto, MS

 

Topik training akan disampaikan dengan metode presentasi (45%), simulasi ( 25%) serta diskusi (30%).

 

Adapun topik yang akan dibahas pada training ini adalah:

  1. Manajemen Mutu dan Keamanan Pangan
  2. Klausul 1 s.d 8 ISO 22000
  3. Sistem Dokumentasi ISO 22000:2005
  4. Persyaratan dan Pengembangan Dokumen
  5. Praktek Penyusunan Dokumentasi ISO 22000

 

Investasi untuk mengikuti training ini adalah sebesar Rp 3.500.000,00 (tanpa penginapan) dan Rp 4.500.000,00 (dengan penginapan). Fasilitas yang diperoleh diantaranya: sertifikat, makan siang, coffee break, modul pelatihan,training kit untuk paket tanpa penginapan. Sedangkan peserta dengan paket penginapan akan memperoleh fasilitas yang sama ditambah dengan: penginapan, transportasi dari penginapan ke lokasi pelatihan, sarapan dan makan malam