Keracunan makanan dapat terjadi karena adanya mikroorganisme pada makanan. Hal ini terjadi karena praktik penyimpanan atau pengawetan yang tidak tepat, praktik penanganan yang tidak benar atau akibat kontaminasi silang dari peralatan, bahkan dari manusia.

Higienitas makanan khususnya di rumah sakit sangat membutuhkan perhatian agar tidak terjadi keracunan makanan pada pasien. Pasien adalah kelompok yang rentan terkena infeksi yang bersumber dari makanan karena memiliki daya tahan yang rendah. Oleh sebab itu, makanan aman mutlak diperlukan agar tidak memperparah keadaan kesehatan pasien.

HACCP telah lama dikembangkan selama 45 tahun sebagai pendekatan yang efektif untuk menjamin keamanan pangan. Penerapan HACCP tidak hanya sebatas pada industri pangan, tetapi juga dapat diterapkan pada pengelolaan pangan di restoran, jasa boga, hotel, bahkan rumah sakit. Pengelolaan makanan di rumah sakit dilakukan oleh para staff food service yang merupakan food handler atau penjamah makanan yang sehari-hari bertugas menyiapkan makanan. Untuk itu, diperlukan pengetahuan dan praktik kemanan pangan yang baik dan benar dimiliki oleh para penjamah makanan, mulai dari proses persiapan, pengolahan, hingga pendistribusian kepada pasien.

Poster Keamanan Pangan Rumah Sakit

Dengan latar belakang tersebut, IICT akan menyelenggarakan pelatihan Penerapan dan Evaluasi HACCP pada Rumah Sakit, 17-19 September 2015 bertempat di IPB Science Park, Taman Kencana, Bogor. Training ini bertujuan agar peserta memahami dan mampu menerapkan serta mengevaluasi konsepsi HACCP di rumah sakit.

Peserta yang direkomendasikan untuk mengikuti training ini diantaranya:

  1. Bagian unit pelayanan makanan rumah sakit (food services and food handler)
  2. Human Resource Development (HRD)
  3. QA atau QC
  4. Bagian distribusi makanan
  5. Bagian instalasi gizi rumah sakit
  6. Katering manager/staff
  7. Akademisi (dosen, peneliti, mahasiswa) yang berkaitan dengan bidang keamanan pangan
  8. Perorangan yang berkeinginan memiliki kompetensi bidang keamanan pangan spesifik rumah sakit

Pengajar yang akan memfasilitasi training ini diantaranya adalah:

Prof. Ahmad Sulaeman
Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat IPB, Pakar keamanan pangan, gizi dan legislasi pangan

Dr. Ikeu Ekayanti
Ahli sanitasi dan hygiene

Heru Sumaryanto, MS
Ahli pengolahan produk perikanan dan seafood

Virginanti Djuanda, MTP
Ahli keamanan pangan dan standardisasi pangan

Topik training akan disampaikan dengan metode presentasi (45%) juga praktek dan simulasi ( 25%) serta diskusi (30%). Adapun topik yang akan dibahas pada training ini adalah:

  • Pre-Requisite Program (PRP) HACCP
  • Kebijakan Pemerintah Terkait Pelayanan Makanan di Rumah Sakit
  • Food Safety Management System
  • Prinsip HACCP
  • Penyusunan HACCP Plan/RJMP

Investasi untuk mengikuti training ini adalah sebesar Rp 4.000.000,00 (tanpa penginapan) dan Rp 5.500.000,00 (dengan penginapan). Fasilitas yang diperoleh diantaranya: sertifikat, makan siang, coffee break, modul pelatihan,training kit untuk paket tanpa penginapan. Sedangkan peserta dengan paket penginapan akan memperoleh fasilitas yang sama ditambah dengan: penginapan, transportasi dari penginapan ke lokasi pelatihan, sarapan dan makan malam