AEC

Selamat datang di 2015, tahun dimulainya era perdagangan global kawasan asia tenggara. Kita segera menghadapi era dimana lalu lintas barang dan jasa tidak lagi dibatasi wilayah suatu negara. Hal ini berlaku pula pada komoditas-komoditas yang berpengaruh pada orang banyak, seperti agribisnis, pangan, kesehatan. Tidak lupa, sebagai salah satu konsekuensi perdagangan global ini adalah peredaran dan persaingan sumber daya manusia (SDM) dalam memperebutkan lapangan pekerjaan.Selamat datang pada masa dimana kompetensi seseorang akan menjadi pembeda dan nilai lebih dari orang-orang kebanyakan.

IPB International Certified Training (IICT) memahami kebutuhan akan tersedianya SDM yang berkeahlian dan berkompetensi. Oleh karenanya di tahun 2015 ini kami menyediakan berbagai macam jenis layanan pelatihan pengembangan kompetensi di bidang agribisnis, industri pangan (food industry) dan biomedis. Berikut ini adalah jadwal program pelatihan reguler (regular training) tahun 2015 (sumber web iictraining.net)

 

Waktu Penyelenggaraan Topik Pelatihan
25-28 Februari 2015

PENGEMBANGAN KEAHLIAN TENAGA LAPANG PADA INDUSTRI PESTISIDA

13-14 Maret 2015 

PRE-REQUISITE PROGRAM HACCP: GOOD MANUFACTURING PRACTICES (GMP) & STANDARD SANITATION OPERATING PROCEDURS (SSOP)

30-31 Maret 2015

PENGGUNAAN HEWAN LABORATORIUM UNTUK PARAMEDIS/ TEKNISI

28-30 April 2015

STRATEGI KEBERHASILAN REKLAMASI LAHAN BEKAS TAMBANG

21-23 Mei 2015

PENERAPAN HACCP PADA INDUSTRI PERIKANAN/PETERNAKAN/PANGAN

08-09 Juni 2015

PENGGUNAAN HEWAN LABORATORIUM UNTUK PENELITI

26-28 Juli 2015

PENERAPAN HACCP PADA INDUSTRI HORECA (HOTEL-RESTAURANT-CATERING-CAFE)

26-29 Agustus 2015

PENGEMBANGAN KEAHLIAN TENAGA LAPANG PADA INDUSTRI PESTISIDA

17-19 September 2015

PENERAPAN HACCP PADA RUMAH SAKIT

28-30 September 2015

MEDIS SATWA PRIMATA UNTUK DOKTER HEWAN

27-29 Oktober 2015

STRATEGI KEBERHASILAN REKLAMASI LAHAN PASCA TAMBANG

23 November 2015

BIOINFORMATIKA DALAM RISET BIOMEDIS

27-28 November 2015

PENERAPAN ISO 22000 PADA AGRIBISNIS DAN AGROINDUSTRI

sumber gambar: ekon.go.id