Pemanfatan dan pengelolaan daerah pesisir yang dilakukan oleh masyarakat maupun daerah sebagian besar belum memenuhi ketentuan pemanfaatan sumber daya alam secara lestari dan berkelanjutan. Fenomena pembangunan wilayah pesisir dan laut merupakan contoh kompleks pembangunan masyarakat Indonesia. Dengan banyaknya kepentingan yang ada di dalamnya seringkali mendorong terjadinya konflik sosial. Oleh karenanya pembangunan wilayah pesisir tersebut diharapkan dapat dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip keadilan dan transparansi yang proporsional bagi semua pemangku kepentingan. Ukuran adil dan proporsional dalam pengambilan keputusan pembangunan, seharusnya ditentukan dengan mempertimbangkan analisis manfaat-biaya yang telah mempertimbangkan nilai “tangible” dan “intangible”.

Valuasi ekonomi sumberdaya pesisir dan laut merupakan pendekatan terbaik untuk menjembatani berbagai kepentingan tersebut. Teknik penilaian yang digunakan untuk mengukur nilai-nilai tangible dan tangible dapat ditentukan dengan beberapa teknik penilaian ekonomi sumberdaya. Oleh karenanya, menjadi penting bagi para pengambil kebijakan untuk mengetahui teknik-teknik tersebut dan menjadikannya sebagai referensi penentuan nilai ekonomi sumberdaya yang proporsional. Hal tersebut memungkinkan pengambilan keputusan pembangunan  yang mempertimbangkan dampak sosial, pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan ekologi. IPB International Certified Training bekerjasama dengan Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Laut-LPPM IPB menghadirkan

TRAINING VALUASI EKONOMI SUMBERDAYA PESISIR DAN LAUT  yang akan dilaksanakan pada tanggal 20-25 Februari 2017 bertempat di IPB Science Techno Park Taman Kencana, Bogor dan juga Fieldtrip. Tujuan pelatihan ini adalah agar peserta dapat memahami, menguasai dan mengaplikasikan teknik penilaian ekonomi sumberdaya pesisir dan lautan.

Peserta yang direkomendasikan untuk mengikuti training ini diantaranya:

  • Personel pada Kementerian Kelautan dan Perikanan
  • Personel pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang
  • Personel pada Pemerintah daerah pesisir
  • Personel pada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
  • Personel pada Kementerian Dalam Negeri
  • Personel pada Kementrian Lingkungan Hidup dan kehutanan
  • Personel pada Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan
  • Personel pada Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal
  • Personel pada Perusahaan Minyak dan Gas
  • Personel pada NGO, praktisi dan konsultan
  • Perguruan Tinggi
  • Serta Personel di Bank Indonesia

Trainer yang akan memfasilitasi training ini diantaranya adalah:

  • Luky Adrianto, PhD (Pakar Ecological Economic)
  • Achmad Fahrudin, PhD (Pakar Valuasi Ekonomi Pesisir dan Laut)
  • Benny Osta Nababan, M.Si (Ahli Ecological Economic)
  • Yudi Wahyudin, M.Si (Ahli Valuasi Ekonomi Pesisir dan Laut)

Topik training akan disampaikan dengan metode presentasi dan diskusi 35%) juga praktek dan simulasi (65%). Adapun topik yang akan dibahas pada training ini adalah:

  • Dinamika Sumberdaya Pesisir dan Laut
  • Pengantar Valuasi Sumberdaya Pesisir dan Laut
  • Tahapan Valuasi Sumberdaya Pesisir dan Laut
  • Metode dan Teknik Analisis Valuasi Sumberdaya Pesisir dan Laut
  • Simulasi dan Studi Kasus (Lab Class)
  • Field Trip

Investasi untuk mengikuti training ini adalah sebesar Rp 9.000.000,00 (tanpa penginapan) dan Rp 12.000.000,00 (dengan penginapan). Fasilitas yang diperoleh diantaranya: modul pelatihan, sertifikat, makan siang, coffee breaktraining kit untuk paket tanpa penginapan. Sedangkan peserta dengan paket penginapan akan memperoleh fasilitas yang sama ditambah dengan: penginapan, transportasi dari penginapan ke lokasi pelatihan, sarapan dan makan malam

#institutpertanianbogor #trainingcoastalandmarine #ipbtraining #valuasi #ekonomi #sdm #kelautan #pesisir #ipbtraining #iict #pkspl #laut #sumberdaya