Indonesia merupakan negara maritim dengan rentetan fakta luas lautan yang besarnya dua kali luas daratannya, panjang garis pantai terpanjang nomor dua dunia (81.000 km) dan kaya akan pulau (17.508 pulau). Selain itu, Indonesia juga merupakan negara yang menjadi persimpangan jalur perdagangan dunia yang menggunakan jalur distribusi melalui perairan laut

Sayangnya, berbagai fenomena negara maritim tersebut tidak serta merta menempatkan Indonesia sebagai negara maritim yang makmur dan mampu bersaing, salah satunya disebabkan oleh ego sektoral yang menjadi kendala. Selain itu, pergumulan kewenangan pengelolaan wilayah pesisir masih menjadi biang ketidakharmonisan antar daerah, selain juga faktor implementasi UU pesisir, UU kelautan dan UU pemerintahan daerah yang masih mengundang berbagai kontroversi penafsiran.

Wilayah pesisir memang merupakan daerah yang memiliki karakteristik khas dan kompleks. Dalam pengelolaanya diperlukan perencanaan terpadu yang telah menjadi success story model pengelolaan water front city di beberapa negara di dunia. Berbagai pendekatan dan prinsip-prinsip keterpaduan pengelolaan wilayah pesisir seharusnya menjadi pengetahuan dasar yang mesti dimiliki para pengambil kebijakan agar dapat menerapkan prinsip-prinsip keterpaduan dan pembangunan berkelanjutan.

Oleh karena itu Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Laut LPPM IPB bekerjasama dengan IICT menyelenggarakan pelatihan PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR TERPADU akan dilaksanakan pada 22-26 Mei 2017 bertempat di IPB Science Techno Park Taman Kencana, Bogor dan FIELDTRIP. Training ini bertujuan agar Peserta dapat memahami, menguasai dan mengaplikasikan pengelolaan wilayah pesisir terpadu bagi pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Peserta yang direkomendasikan untuk mengikuti training ini diantaranya:

  1. Personel pada Kementerian Kelautan dan Perikanan
  2. Kementerian Agraria dan Tata Ruang
  3. Pemerintah daerah pesisir
  4. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
  5. Kementerian Dalam Negeri
  6. Kementrian Lingkungan Hidup dan kehutanan
  7. Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan
  8. Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal
  9. NGO, praktisi dan konsultan

Pengajar yang akan memfasilitasi training ini diantaranya adalah:

  • Prof. Rokhmin Dahuri (Pakar perencanaan spasial)
  • Prof. Tridoyo Kusumastanto  (Pakar integrated riverbasin coastal and ocean management)
  • Luky Adrianto, PhD (Pakar ecosystem approach management)
  • Ario Damar, PhD (Pakar pengelolaan wilayah pesisir terpadu)
  • Yus Rustandi, M.Si

Topik training akan disampaikan dengan metode presentasi dan diskusi (70%) juga praktek dan simulasi (30%) . Adapun topik yang akan dibahas pada training ini adalah:

  • Dinamika Wilayah Pesisir dan Laut
  • Prinsip-prinsip Pengelolaan Pesisir Terpadu
  • Tahapan Pengelolaan Pesisir Terpadu
  • Tools Perencanaan Pengelolaan Pesisir Terpadu
  • Kebijakan dan Regulasi Pengelolaan Pesisir Terpadu
  • Simulasi dan Studi Kasus (Lab Class)
  • Field Trip

Investasi untuk mengikuti training ini adalah sebesar Rp 9.000.000,00 (tanpa penginapan) dan Rp 12.000.000,00 (dengan penginapan). Fasilitas yang diperoleh diantaranya:

Sertifikat, makan siang, coffee break, modul pelatihan,training kit untuk paket tanpa penginapan. Sedangkan peserta dengan paket penginapan akan memperoleh fasilitas yang sama ditambah dengan: penginapan, transportasi dari penginapan ke lokasi pelatihan, sarapan dan makan malam

#training #kelautan #pesisir #dinamika #wilayahpesisirdanlaut #pesisirterpadu #rokhmindahuri #lukyadrianto #ariodamar #iict #ipbtraining #pkspl