Masyarakat saat ini semakin memiliki kesadaran untuk menjalankan gaya hidup sehat. Pemilihan bahan makanan yang aman dan bebas pestisida semakin menjadi pilihan, khususnya oleh masyarakat urban untuk memperoleh kesehatan yang prima. Hal ini menjadikan pangan organik semakin banyak penggemarnya, termasuk di Indonesia.

Hasil penelitian telah banyak menunjukkan banyaknya manfaat mengonsumsi pangan organik dan penerapan pertanian organik terhadap lingkungan. Pangan organik lebih aman, mengandung zat gizi dan komponen bioaktif yang beragam,  dan memiliki rasa yang lebih baik. Selain itu, pertanian organik juga lebih ramah lingkungan. Fenomena ini menarik minat para pelaku usaha dan produsen pertanian untuk beralih ke penerapan pertanian organik. Namun, mungkin masih banyak kendala yang dihadapi di lapangan.

Dengan latar belakang tersebut, Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui IPB International Certified Training (ipbtraining.com) akan menyelenggarakan TRAINING MANAJEMEN PERTANIAN ORGANIK pada tanggal 8-9 Maret 2017 bertempat di IPB Science Techno Park Taman Kencana, Bogor. Tujuan pelatihan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengelola pertanian organik, mulai dari persiapan, produksi dan distribusinya.

Peserta yang direkomendasikan untuk mengikuti training ini diantaranya:

  • Pelaku usaha pertanian organik
  • Manajer/staf produksi/operator lapang pada industri agribisnis pertanian organik
  • Supervisor produk segar industri retail
  • Fasilitator/inspektor/penyuluh pertanian
  • Personil pada lembaga akademik

Trainer yang akan memfasilitasi training ini diantaranya adalah:

  • Prof Ahmad Sulaeman (Guru Besar Gizi Masyarakat IPB & ahli pangan organik)
    Dr Eny Palupi (Ahli Teknologi Pangan & Pangan Organik)
    Ir Heru Sumaryanto, MSi (Lektor Kepala Bidang Pengendalian Mutu Hasil Perikanan)

Topik training akan disampaikan dengan metode presentasi dan diskusi (75%) juga praktek dan simulasi (25%). Adapun topik yang akan dibahas pada training ini adalah:

  • Manajemen keamanan & mutu pangan
  • Prinsip pertanian organik
  • Regulasi bidang pertanian & pangan organik
  • Sistem standardisasi nasional & SNI sistem pangan organik
  • Inspeksi & kiat sertifikasi pangan organik
  • Kunjungan lapang

Investasi untuk mengikuti training ini adalah sebesar Rp 2.500.000,00 (tanpa penginapan) dan Rp 3.500.000,00 (dengan penginapan). Fasilitas yang diperoleh diantaranya: modul pelatihan, sertifikat, makan siang, coffee breaktraining kit untuk paket tanpa penginapan. Sedangkan peserta dengan paket penginapan akan memperoleh fasilitas yang sama ditambah dengan: penginapan, transportasi dari penginapan ke lokasi pelatihan, sarapan dan makan malam