Penggunaan hewan dalam penelitian biomedis telah berhasil mengatasi berbagai masalah medis, mengembangkan teknik dan pengobatan baru maupun menyembuhkan penyakit. Pengujian yang diaplikasikan kepada hewan umumnya adalah uji senyawa- senyawa untuk keselamatan manusia, baik senyawa obat baru, produk rumah tangga dan kosmetik. Dalam penggunaan hewan laboratrium oleh medis dan paramedis perlu diperhatikan beberapa hal terkait kesejahteraan dalam penanganan hewan uji. Dalam training ini akan dibahas tentang etik dan ketentuan penggunaan hewan lab serta beberapa teknik penanganannya. Paramedis juga perlu mengetahui penyakit-penyakit utama yang dapat menyerang hewan uji sehingga dapat meminimalisir bias data penelitian dan pengujian. Penanganan hewan laboratorium yang dipelajari mencakup prilaku, biologi, fisiologi, anestesi, analgesi, euthanasia, dan operasi pada hewan. Tujuan utama dari training ini adalah meningkatkan kemampuan SDM dalam penanganan hewan uji untuk menghasilkan penelitian dan pelayanan yang berkualitas.

Pusat Studi Satwa Primata bekerjasama dengan IICT menyelenggarakan pelatihan “Pelatihan Medis Hewan Laboratorium untuk Dokter Hewan dan Paramedis” pada tanggal 25-27 Juli 2017 di IPB Science Park Taman Kencana.

 

Peserta yang disarankan mengikuti pelatihan ini:

Dokter Hewan dan Paramedis yang bekerja dengan hewan penelitian

 

Pengajar yang akan memfasilitasi training ini diantaranya adalah:

Dr. Drh. Diah Iskandriati

Drh. Fitriya Nur Annisa Dewi, PhD

Drh. Permanawati

 

Topik training akan disampaikan dengan metode presentasi (45%) juga praktek dan simulasi ( 25%) serta diskusi (30%).

 

Adapun topik yang akan dibahas pada training ini adalah:

– Etik Overview (termasuk IACUC)

– Legislasi

– Biosafety & OHS

– Prinsip 3R: alternative

– Manajemen fasilitas (tipe fasilitas, pemeliharaan/perawatan, Pengayaan lingkungan, pendataan)

– Perilaku, Biologi & Fisiologi: Mencit, Tikus dan Kelinci

– Handling & Restraint

– Pengenalan anestetikum, analgesik, euthanasia, surgery

– Overview penyakit hewan laboratorium: Mencit, Tikus dan Kelinci

– Praktikum  : Handling & restraint, Sample collection, Drug administration dan Euthanasia

Investasi untuk mengikuti training ini adalah sebesar Rp 5.000.000,00 (tanpa penginapan) dan Rp 6.500.000,00 (dengan penginapan). Fasilitas yang diperoleh diantaranya: sertifikat, makan siang, coffee break, modul pelatihan,training kit untuk paket tanpa penginapan. Sedangkan peserta dengan paket penginapan akan memperoleh fasilitas yang sama ditambah dengan: penginapan, transportasi dari penginapan ke lokasi pelatihan, sarapan dan makan malam